top hewan yang bisa dipelihara

 

11 Hewan yang Unik, Menggemaskan, dan Mudah Dipelihara

Salah satu hewan dalam daftar ini tercatat sebagai hewan peliharaan terpopuler di dunia. Tak hanya menggemaskan, hewan ini juga mudah dirawat oleh pemula.

Memelihara hewan peliharaan bisa memberikan berbagai manfaat yang luar biasa bagi manusia. 

Selain mampu meredakan stres dan mengurangi gejala depresi, mereka juga bisa menjadi teman bermain yang menyenangkan.

Tak hanya itu, memiliki hewan peliharaan juga dapat memperluas pengetahuan Anda mengenai spesies dan tingkah laku mereka.

Namun, tidak semua hewan peliharaan mudah dirawat. Beberapa jenis hewan memerlukan keahlian khusus dan metode perawatan tertentu yang menuntut investasi lebih dalam hal waktu dan sumber daya.

Jika Anda baru ingin memulai memelihara hewan, ada beberapa pilihan hewan yang lebih mudah dirawat dan tetap bisa mewarnai keseharian Anda.

Rekomendasi Hewan Peliharaan yang Mudah Dirawat di Rumah

1. Hamster

Seekor hamster berdiam diri di tengah rerumputan dan bunga.
Seekor hamster berdiam diri di tengah rerumputan dan bunga. (Foto: Freepik/vladimircech)

Hamster adalah hewan pengerat yang termasuk dalam subfamili Cricetinae.

Meski berukuran kecil, hamster memerlukan kandang yang cukup luas, setidaknya 80x50 cm.

Kandang yang terlalu kecil dapat menyebabkan hamster stres dan melampiaskannya dengan menggigit besi kandang.

Untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalnya, hamster perlu berolahraga dan bermain, seperti berlari di roda yang disediakan di dalam kandang.

Advertisement

Pemilik hamster biasanya memberi mereka makanan berupa biji-bijian segar yang tidak diawetkan dan bebas kutu.

Sebagai hewan mangsa, hamster mudah merasa takut, sehingga mereka memerlukan waktu yang cukup lama untuk merasa nyaman dengan manusia.

2. Ikan Cupang

Dua ekor cupang berwarna merah dan jingga sedang berenang di dalam air.
Dua ekor cupang berwarna merah dan jingga sedang berenang di dalam air. (Foto: Freepik)

Cupang, ikan laga, atau ikan adu siam adalah ikan air tawar yang memiliki bentuk unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Ikan cupang dikenal sebagai salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama, bahkan ketika hanya ada sedikit air atau tanpa sirkulasi udara.

Namun, pastikan untuk tidak menyatukan ikan cupang secara sembarangan dalam satu akuarium, karena mereka akan saling bertarung jika digabungkan.

Merawat ikan cupang tidak terlalu sulit; cukup ganti air setiap 3-7 hari dan bersihkan akuarium secara teratur.

Untuk menjaga kualitas air, hindari memberikan makanan terlalu sering, cukup 2-3 kali sehari dengan jentik nyamuk, cacing darah, atau pelet khusus ikan cupang.

3. Kura-Kura

Seekor kura-kura sedang diajak bermain oleh manusia.
Seekor kura-kura sedang diajak bermain oleh manusia. (Foto: Freepik/wirestock)

Kura-kura adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Hewan ini mudah dikenali karena memiliki tempurung bernama bony shell yang keras dan kaku.

Agar dapat bergerak dengan leluasa, kura-kura membutuhkan akuarium yang cukup besar dengan suhu antara 26°C hingga 31°C.

Selain itu, kura-kura juga perlu berjemur di bawah sinar matahari secara rutin untuk menjaga kesehatan cangkangnya.

Kura-kura harus diberi makan sesuai dengan spesiesnya. Kura-kura air adalah pemakan omnivora, sedangkan kura-kura darat umumnya herbivora

Meskipun kura-kura tidak memerlukan banyak interaksi sosial, mereka tetap membutuhkan waktu untuk bermain dan menjelajah di tempat yang aman.

4. Marmut

Marmut adalah salah satu hewan pengerat yang mudah dipelihara.
Marmut adalah salah satu hewan pengerat yang mudah dipelihara. (Foto: Freepik/wirestock)

Marmut, atau yang juga dikenal dengan marmot, adalah bajing tanah yang termasuk hewan pengerat.

Mereka biasanya hidup di liang atau lubang galian. Selama musim dingin, marmut berhibernasi di sana.

Makanan yang bisa diberikan kepada mereka terdiri dari bahan-bahan kaya serat seperti buah beri, lumut kerak, lumut, akar, dan bunga.

Sebagai hewan sosial, marmut menggunakan peluit keras untuk berkomunikasi satu sama lain, terutama ketika merasa khawatir.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memelihara lebih dari satu marmut agar mereka terhindar dari stres, serta mengajak mereka bermain secara rutin.

Perawatan marmut juga cukup sederhana. Mereka hanya perlu dimandikan seperlunya, biasanya seminggu sekali. Jangan lupa untuk memotong kuku marmut jika mulai memanjang.

5. Kelinci

Seekor kelinci sedang duduk di hamparan rumput.
Seekor kelinci sedang duduk di hamparan rumput. (Foto: Freepik/wirestock)

Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae yang dulunya merupakan hewan liar yang hidup di Afrika hingga Eropa.

Kini, sejumlah jenis kelinci seperti holland hop, mini rex, dan havana telah sering dijadikan hewan peliharaan.

Saat mempersiapkan kandang, pastikan ukurannya cukup besar, minimal 5 kali ukuran tubuh kelinci dengan suhu yang nyaman sekitar 18°C hingga 24°C.

Kelinci sangat menyukai makanan segar, seperti sayuran hijau, rerumputan, bayam, daun lobak, ketumbar, sawi hijau, dan seledri.

Namun, hindari memberikan makanan olahan manusia, seperti kacang-kacangan dan kentang, karena berbahaya bagi kelinci jika dikonsumsi.

Kelinci juga tidak boleh dipegang terlalu sering, karena hal itu dapat menyebabkan stres.

Mereka juga membutuhkan sosialisasi dengan kelinci lainnya agar tidak merasa kesepian.

6. Burung Kenari

Burung kenari berwarna kuning sedang bertengger di ranting pohon.
Burung kenari berwarna kuning sedang bertengger di ranting pohon. (Foto: Freepik/wirestock)

Burung kenari adalah burung yang identik dengan warna kuning cerah dan biasanya memiliki lurik berwarna coklat di punggungnya.

Hewan ini sangat cocok untuk Anda yang masih pemula, karena perawatannya cukup mudah.

Kandang burung kenari hanya perlu dibersihkan seminggu sekali secara rutin. 

Burung kenari dapat memakan biji-bijian, tetapi Anda juga bisa memberikan variasi makanan lain, seperti sayuran segar dan telur, untuk meningkatkan stamina mereka.

Menariknya, Anda dapat melatih burung kenari agar memiliki suara kicauan yang indah.

Caranya adalah dengan memperdengarkan suara burung lain secara langsung atau melalui rekaman, terutama saat mereka masih muda.

7. Kelomang

Seekor kelomang berjalan di atas pasir dengan membawa cangkang.
Seekor kelomang berjalan di atas pasir dengan membawa cangkang. (Foto: Freepik/kuritafsheen77)

Kelomang atau umang-umang adalah hewan yang membawa cangkang siput laut kosong kemana-mana untuk berlindung dari serangan predator.

Sebagian besar spesies kelomang bersifat akuatik dan hidup dalam berbagai kedalaman air asin.

Untuk memelihara hewan ini, Anda memerlukan akuarium atau wadah lain yang diisi pasir bersih.

Advertisement

Tempat tinggal ini harus memiliki tutup supaya tetap lembab dan mencegah mereka melarikan diri.

Kelomang adalah omnivora yang memerlukan campuran makanan daging, sayuran, dan buah-buahan. Anda juga bisa memberikan mereka makanan berupa pelet khusus.

Cangkang kelomang tidak bertahan lama. Untuk itu, Anda harus menyediakan beberapa cadangan agar mereka dapat mengganti cangkang dengan yang baru.

Kelomang adalah hewan sosial, jadi sebaiknya Anda memelihara beberapa ekor agar mereka tidak merasa kesepian.

Namun, pastikan ukuran kelomang berbeda supaya mereka tidak berebutan cangkang yang sama.

8. Ikan Guppy

Ikan guppy berwarna kuning sedang berenang di dalam air.
Ikan guppy berwarna kuning sedang berenang di dalam air. (Foto: Freepik/wirestock)

Ikan dengan nama lain ikan seribu, ikan cere, ikan celdung, atau suwadakar ini adalah salah satu spesies ikan hias air tawar yang paling populer di dunia.

Di Indonesia, ikan ini telah menjadi ikan liar yang sering memenuhi parit-parit dan selokan.

Ikan guppy sangat mudah menyesuaikan diri dan beranak-pinak, sehingga tidak sulit untuk dipelihara.

Anda perlu memperhatikan kualitas air dengan mengganti secara teratur dan memastikan sirkulasi udaranya baik.

Ikan guppy cukup diberi makan pelet khusus berukuran kecil dan makanan hidup seperti jentik nyamuk dan cacing darah.

Jika Anda ingin mengembangbiakkan ikan guppy, disarankan untuk memiliki rasio satu jantan untuk dua betina (1:2) dalam satu akuarium agar betina tidak terlalu stres akibat banyaknya kejaran jantan.

9. Kucing

Seekor kucing berwarna hitam dan putih sedang duduk di luar ruangan.
Seekor kucing berwarna hitam dan putih sedang duduk di luar ruangan. (Foto: Freepik/jcomp)

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia karena tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan.

Jumlah ras kucing di seluruh dunia sangat banyak. Cara memelihara setiap ras ini pun berbeda-beda.

Seperti pada ras Persia, bulunya yang lebat harus lebih sering disisir dan dibersihkan dibandingkan dengan ras lainnya.

Secara umum, pemilik kucing harus menyediakan kandang untuk tidur, pasir untuk buang air, dan tempat khusus untuk mencakar supaya tidak merusak perabotan rumah.

Kucing harus diberikan makanan yang kaya akan nutrisi, seperti daging, ikan, dan telur.

Anda juga bisa memberikan makanan khusus kucing berkualitas tinggi yang cocok untuk mereka.

Jangan memberi makanan yang berbahaya untuk kucing, seperti cokelat, roti, dan anggur.

Meski kucing bisa membersihkan diri sendiri dengan menjilat bulunya, mereka sebaiknya dimandikan 1-2 kali seminggu.

10. Landak Mini

Seekor landak mini sedang makan pelet khusus landak yang berserakan di rerumputan.
Seekor landak mini sedang makan pelet khusus landak yang berserakan di rerumputan. (Foto: Freepik/jcomp)

Landak mini atau landak susu adalah hewan mamalia berduri yang tidak tajam. Mereka bahkan memiliki sifat pemalu dan takut untuk disentuh.

Hewan kecil ini mudah dipelihara karena perawatannya yang sederhana.

Sebagai pemakan omnivora, mereka biasa memangsa serangga dan binatang-binatang kecil. 

Anda juga bisa memberi makan mereka dengan pelet khusus, sayuran seperti wortel dan brokoli, serta buah-buahan seperti pepaya dan pisang.

Untuk mencegah kerusakan pada duri, landak mini harus dimandikan seminggu sekali menggunakan air hangat dan sabun bayi.

Duri-duri di punggung mereka dapat disikat dengan lembut supaya tetap bersih. 

Karena hewan ini cukup pemalu, Anda harus sabar dan mendekat secara perlahan untuk membuat mereka merasa nyaman dan terbiasa. 

11. Burung Lovebird

Tiga ekor burung lovebird sedang bertengger di telapak tangan manusia.
Tiga ekor burung lovebird sedang bertengger di telapak tangan manusia. (Foto: Freepik/rawpixel.com)

Burung lovebird atau burung cinta adalah burung kecil yang memiliki campuran warna yang unik, seperti biru, kuning, merah, dan lain-lain.

Keindahan bulu burung ini menarik minat banyak orang untuk memeliharanya. Selain itu, perawatannya juga tidak terlalu sulit.

Anda bisa menyediakan kandang yang diletakkan di tempat terang namun jangan terkena sinar matahari langsung.

Makanan utama burung lovebird adalah biji-bijian dan suplemen vitamin. Mereka juga menyukai buah-buahan seperti apel, pisang, dan pepaya.

Burung ini juga harus dimandikan secara rutin dengan menyemprotkan air hangat atau menyediakan wadah kecil untuk berendam supaya bulunya tetap bersih.

Setelah mandi, mereka dapat dijemur di bawah sinar matahari pagi untuk mengeringkan bulu dan memperoleh vitamin D.

Burung lovebird adalah hewan sosial yang membutuhkan interaksi dengan pasangan atau pemiliknya.

Jika hanya memelihara satu ekor, pastikan untuk memberikan perhatian ekstra agar burung lovebird tidak merasa kesepian.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa itu Tralalero Tralala

5 Resep nasi goreng enak buat usaha jualan

4 Rekomendasi Tempat Jogging yang Nyaman di Tarakan